Selasa, 28 Juni 2011
"perjuangan mereka, teriakan kami dan semangat kita bersama"
Selasa, 14 Juni 2011
"KAMU KEHILANGAN SESUATU BUKAN KRNA ADA SESUATU YG BURUK YG BAKAL TERJADI, TAPI KRNA TUHAN BLNG KALAU EMANG KAMU HRS KEHILANGAN SESUATU ITU"
kemarin, kalung Rosario yang biasa saya pakai, putus dan hilang... dan lebih parahnya, saya tidak tahu pasti, dimana tempat hilangnya. karena ketika saya sampai di kosan dan mengangkat Rosario tersebut baru saya sadar. ketika itu juga saya langsung lemas. saya benar-benar merasa bersalah. langsung terlintas dalam benak saya, bahwa saya pasti tidak lulus ujian dan inilah tanda bagi saya. dengan perasaan yang campur aduk, saya mencoba untuk berdoa. meminta kekuatan dari Tuhan, supaya saya tidak menangis. dan syukurlah berhasil. saya tidak menangis. kemudian saya mandi dan bersiap diri untuk pergi ke kampus, menonton teman-teman saya yang mengikuti pertanding futsal. sepanjang perjalanan -yang juga saya lewati ketika pulang dari kampus-, saya cuma bisa menyebut nama Tuhan Yesus dalam hati sambil mencari dengan teliti, apakah ada tanda-tanda keberadaan Rosario saya tersebut. namun, sampai di akhir perjalanan (di depan kampus) saya tidak menemukannya. yah,, saya kembali meminta kekuatan pada Tuhan.
sesampainya di kampus, saya langsung naik ke ruang-ruang kuliah yang tadi dipakai. namun ternyata sudah ditutup. lalu, ketika hendak ke kantin saya bertemu dengan salah satu mas OB dan saya memberitahukan kehilangan tersebut, lengkap dengan nama saya juga angkatan. setelah itu, saya langsung menuju kantin. perlahan-lahan saya melihat ke bawah meja untuk mencari. namun, tak ada juga. :( ini membuat saya semakin lemas... tapi, saya teringat bahwa masih ada satu ruangan lagi, yaitu ruangan PBL. cepat-cepat saya kesana dan berharap saya dapat menemukan bagian Rosario saya yang terputus tersebut. namun ternyata pintunya pun sudah tertutup. saya langsung mencari mas OB nya, namun tak ada. tapi ada salah satu ibu yang mau membukakannya untuk saya dan membantu saya mencarinya (terima kasih ya buu). namun, sayang sekali. tidak ketemu juga. akhirnya, saya pasrah. mau nangis, tapi berusaha nahan. ini di kampus, lagian kampus lagi rame2nya. ga mungkin saya nangis disini. saya ga boleh nangis disini.
lalu, dengan senyum yang (maaf) sedikit saya paksakan, saya lalu menuju ke arah kumpulan teman-teman saya untuk menonton futsal. berharap mereka tidak menyadari keadaan saya yang begitu lemas. SAAT ITU SAYA BERKATA PADA DIRI SAYA SENDIRI, BAHWA TIDAK BOLEH ADA SATU ORANGPUN YANG TAHU TENTANG MASALAH INI. INI ADALAH KECEROBOHAN SAYA. SAYA MENGHILANGKAN BARANG SUCI. KALAU SAYA CERITA, PASTI AKAN ADA SESUATU YANG BURUK TERJADI. INI PERTANDANYA. tapi kemudian, entah mengapa ketika malihat ka' Tiara, saya spontan bilang kalau "kaka,, Rosarioku putus. aku ga tahu mesti nyari dimana lagi." ka' Tiara lalu memelukku dan berusaha menghiburku "iya,, udah gak papa.. gak usah dipikirin. mending kita nonton futsal sama-sama. teriak sama-sama. yaah?" saya hanya bisa mengangguk.
awal pertandingan, saya masih tetap merasa lemas. tapi beberapa saat kemudian saya berusaha larut dalam pertandingan tersebut dan berteriak bersama dengan teman-teman saya yang lainnya. kami berbahagia bersama. seketika saya lupa akan kehilangan saya tersebut. namun, ketika pulang kembali ke kosan, entah mengapa saya teringat lagi. ka' Tiara pun juga ikut menemani saya masuk ke kamar untuk menghibur saya. saya mengeluarkan semua uneg-uneg, apa yang saya rasakan dan apa yang saya pikirkan padanya, tanpa peduli apapun. saya hanya mau ka' Tiara tahu, kalau inilah saya. seperti inilah saya. ketika ada masalah seperti ini, pasti sikap dan pikiran saya akan seperti ini. kemudian, ka' Tiara bilang kata-kata ini pada saya "PUT, JANGAN PERNAH MENSUGESTI DIRIMU SENDIRI. KAMU BILANG, KALAU ROSARIOMU PUTUS ATAU HILANG, KAMU AKAN MENDAPAT SESUATU YANG BURUK. GAK!! KAMU HARUS YAKIN, KALAU ITU SEMUA GA BAKAL TERJADI. KAMU KEHILANGAN SESUATU BUKAN KARENA ADA SESUATU YANG BURUK YANG BAKAL TERJADI, TAPI KARENA TUHAN BILANG KALAU EMANG KAMU HARUS KEHILANGAN BARANG ITU. KAMU JANGAN PERNAH TAKUT. KAMU HARUS KUAT!"
terima kasih banyak ka' Tiara, kata-kata ini membuat saya sadar bahwa semua yang terjadi dalam hidup saya ini karena Tuhan. semuanya karena Tuhan. jangan pernah berpikir yang aneh-aneh. dalam hal ini, saya bukan menyalahkan Tuhan karena membuat saya kehilangan Rosario tersebut. saya tahu, saya yang salah. 100% saya yang salah. saya tidak menjaga Rosario saya dengan baik. saya tahu itu. saya hanya berusaha untuk tetap kuat dan yakin bahwa ini sudah jalannya Tuhan untuk menyadarkan saya. dengan kejadian ini, saya mau belajar bahwa lain kali, saya harus lebih hati-hati dan teliti lagi untuk menjaga barang-barang saya, apapun itu. terutama barang-barang suci seperti ini. dan yang penting juga adalah jangan pernah mensugesti diri untuk hal-hal yang negatif. "jika memang sesuatu yang buruk akan terjadi, memang itu akan terjadi. itu karena Tuhan. ga ada hubungannya dengan apapun. jadi, kamu jangan pernah menghubung - hubungkannya."
sesampainya di kampus, saya langsung naik ke ruang-ruang kuliah yang tadi dipakai. namun ternyata sudah ditutup. lalu, ketika hendak ke kantin saya bertemu dengan salah satu mas OB dan saya memberitahukan kehilangan tersebut, lengkap dengan nama saya juga angkatan. setelah itu, saya langsung menuju kantin. perlahan-lahan saya melihat ke bawah meja untuk mencari. namun, tak ada juga. :( ini membuat saya semakin lemas... tapi, saya teringat bahwa masih ada satu ruangan lagi, yaitu ruangan PBL. cepat-cepat saya kesana dan berharap saya dapat menemukan bagian Rosario saya yang terputus tersebut. namun ternyata pintunya pun sudah tertutup. saya langsung mencari mas OB nya, namun tak ada. tapi ada salah satu ibu yang mau membukakannya untuk saya dan membantu saya mencarinya (terima kasih ya buu). namun, sayang sekali. tidak ketemu juga. akhirnya, saya pasrah. mau nangis, tapi berusaha nahan. ini di kampus, lagian kampus lagi rame2nya. ga mungkin saya nangis disini. saya ga boleh nangis disini.
lalu, dengan senyum yang (maaf) sedikit saya paksakan, saya lalu menuju ke arah kumpulan teman-teman saya untuk menonton futsal. berharap mereka tidak menyadari keadaan saya yang begitu lemas. SAAT ITU SAYA BERKATA PADA DIRI SAYA SENDIRI, BAHWA TIDAK BOLEH ADA SATU ORANGPUN YANG TAHU TENTANG MASALAH INI. INI ADALAH KECEROBOHAN SAYA. SAYA MENGHILANGKAN BARANG SUCI. KALAU SAYA CERITA, PASTI AKAN ADA SESUATU YANG BURUK TERJADI. INI PERTANDANYA. tapi kemudian, entah mengapa ketika malihat ka' Tiara, saya spontan bilang kalau "kaka,, Rosarioku putus. aku ga tahu mesti nyari dimana lagi." ka' Tiara lalu memelukku dan berusaha menghiburku "iya,, udah gak papa.. gak usah dipikirin. mending kita nonton futsal sama-sama. teriak sama-sama. yaah?" saya hanya bisa mengangguk.
awal pertandingan, saya masih tetap merasa lemas. tapi beberapa saat kemudian saya berusaha larut dalam pertandingan tersebut dan berteriak bersama dengan teman-teman saya yang lainnya. kami berbahagia bersama. seketika saya lupa akan kehilangan saya tersebut. namun, ketika pulang kembali ke kosan, entah mengapa saya teringat lagi. ka' Tiara pun juga ikut menemani saya masuk ke kamar untuk menghibur saya. saya mengeluarkan semua uneg-uneg, apa yang saya rasakan dan apa yang saya pikirkan padanya, tanpa peduli apapun. saya hanya mau ka' Tiara tahu, kalau inilah saya. seperti inilah saya. ketika ada masalah seperti ini, pasti sikap dan pikiran saya akan seperti ini. kemudian, ka' Tiara bilang kata-kata ini pada saya "PUT, JANGAN PERNAH MENSUGESTI DIRIMU SENDIRI. KAMU BILANG, KALAU ROSARIOMU PUTUS ATAU HILANG, KAMU AKAN MENDAPAT SESUATU YANG BURUK. GAK!! KAMU HARUS YAKIN, KALAU ITU SEMUA GA BAKAL TERJADI. KAMU KEHILANGAN SESUATU BUKAN KARENA ADA SESUATU YANG BURUK YANG BAKAL TERJADI, TAPI KARENA TUHAN BILANG KALAU EMANG KAMU HARUS KEHILANGAN BARANG ITU. KAMU JANGAN PERNAH TAKUT. KAMU HARUS KUAT!"
terima kasih banyak ka' Tiara, kata-kata ini membuat saya sadar bahwa semua yang terjadi dalam hidup saya ini karena Tuhan. semuanya karena Tuhan. jangan pernah berpikir yang aneh-aneh. dalam hal ini, saya bukan menyalahkan Tuhan karena membuat saya kehilangan Rosario tersebut. saya tahu, saya yang salah. 100% saya yang salah. saya tidak menjaga Rosario saya dengan baik. saya tahu itu. saya hanya berusaha untuk tetap kuat dan yakin bahwa ini sudah jalannya Tuhan untuk menyadarkan saya. dengan kejadian ini, saya mau belajar bahwa lain kali, saya harus lebih hati-hati dan teliti lagi untuk menjaga barang-barang saya, apapun itu. terutama barang-barang suci seperti ini. dan yang penting juga adalah jangan pernah mensugesti diri untuk hal-hal yang negatif. "jika memang sesuatu yang buruk akan terjadi, memang itu akan terjadi. itu karena Tuhan. ga ada hubungannya dengan apapun. jadi, kamu jangan pernah menghubung - hubungkannya."
Rabu, 08 Juni 2011
Senin, 06 Juni 2011
6 Juni 2011
"saya tdk tahu, apa yang harus saya lakukan atau katakan... tetapi ketika saya cuma diam saja, justru saya semakin merasa bersalah... saya tdk tahu... saya bingung... saya mau bicarapun, saya takut..."
7 Juni 2011
"saya kira semua masalah sudah berakhir kemarin.. in fact, it's not... i'm just want both of u think about it again.. you're my friend... it's so confusing to make you calm down... i hope that it was a bad dream and tomorrow when i wake up,,, i can say Oh God.. thanks.. i was only dreaming last night..."
8 Juni 2011
"kabar gembira.. terima kasih Tuhan.. everything's come back to normal... i was dreaming and now i've got up... :)
dear : ma enlesfren.. :)
"saya tdk tahu, apa yang harus saya lakukan atau katakan... tetapi ketika saya cuma diam saja, justru saya semakin merasa bersalah... saya tdk tahu... saya bingung... saya mau bicarapun, saya takut..."
7 Juni 2011
"saya kira semua masalah sudah berakhir kemarin.. in fact, it's not... i'm just want both of u think about it again.. you're my friend... it's so confusing to make you calm down... i hope that it was a bad dream and tomorrow when i wake up,,, i can say Oh God.. thanks.. i was only dreaming last night..."
8 Juni 2011
"kabar gembira.. terima kasih Tuhan.. everything's come back to normal... i was dreaming and now i've got up... :)
dear : ma enlesfren.. :)
Sabtu, 04 Juni 2011
"we are who we are"

beberapa bulan kini sudah saya lewati. perlahan, mulai terbiasa dengan keadaan yang ada di sekitar saya. perlahan pula, mulai terbiasa untuk menikmati setiap apa yang ada dalam hidup saya saat ini. awalnya, saya merasa bahwa saya sendiri. saya tidak mempunyai siapa-siapa disini untuk mendukung saya. nyatanya, saya salah. saya salah besar.
seiring berjalannya waktu, saya mulai beradaptasi dan mengenal banyak teman. bersama mereka hidup saya semakin berwarna. begitu banyak pengalaman yang saya dapat. begitu banyak cerita dan dukungan yang saya peroleh. kita banyak menghabiskan waktu bersama hanya untuk sekedar bercerita, curhat, bernyanyi sambil bermain gitar, jalan-jalan dan masih banyak lagi.
ketika bersama, kami bukan hanya membagi bahagia, tapi kamipun juga membagi tangis. kami bukan hanya membagi cerita yang lucu, tetapi juga cerita-cerita yang menyedihkan. saya bahagia bisa mengenal mereka dan menjadi bagian dari mereka. pada intinya, saya cuma mau bilang kalau kalian adalah keluarga saya disini... "lets as faik tugeder tu meik aur drims kam tru..."
Langganan:
Komentar (Atom)


